Sempat Gagal, 2 Hijabers Ini Dapat Tiket Wild Card Sunsilk Hijab Hunt 2019

Sempat Gagal, 2 Hijabers Ini Dapat Tiket Wild Card Sunsilk Hijab Hunt 2019

Sempat Gagal, 2 Hijabers Ini Dapat Tiket Wild Card Sunsilk Hijab Hunt 2019

Audisi offline dan online Sunsilk Hijab Hunt 2019 selesai digelar

Tujuh kota besar telah didatangi, diikuti ribuan peserta yang menunjukkan bakatnya di hadapan juri.

Melalui hasil penilaian yang cukup ketat, telah terpilih delapan finalis Sunsilk Hijab Hunt 2019 yaitu Rezky Amalia Ningsih dari Surabaya, Syifa Audria dari Yogyakarta, Lisa Yuandira dari Medan, Ananda Nurfadilah dari Makassar, Maya Aditya Dewi dari Bandung, Delvi Afriowanda dari Padang dan Reni Febrianti dari Jakarta. Adapun Tissa Tavini dari Yogyakarta yang lolos melalui audisi online.

Memilih satu perwakilan dari tujuh kota besar di Indonesia

merupakan tantangan tersendiri untuk para juri. Ada banyak potensi besar yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Untuk itu, panitia Sunsilk Hijab Hunt 2019 memberikan kesempatan berupa dua tiket Wild Card untuk dua hijabers terpilih.

Tiket Wild Card ini merupakan apresiasi dari panitia Sunsilk Hijab Hunt 2019 dan juri internal terhadap para peserta yang telah gigih berusaha tampil maksimal di audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019, namun belum beruntung dipilih juri utama. Dua peserta terpilih akan menggenapkan 10 besar finalis Sunsilk Hijab Hunt 2019.

Dua tiket tersebut diberikan kepada Nalaria Prakusya dari Bandung dan Baydura dari Medan. Kedua hijabers cantik ini sebelumnya telah terpilih ke dalam tiga besar di kota audisi masing-masing.

Nalaria Prakusya menampilkan

bakat story telling, menyanyi, dan bermain keyboard. Kepiawaiannya mengubah lirik ‘Reflection’ dari Christina Aguilera di atas panggung, mencuri hati para juri.

Berbeda dengan Nalaria, Baydura mencuri perhatian para juri Sunsilk Hijab Hunt 2019 Medan dengan berceramah. Para juri mengakui kehebatan Baydura kala itu, dan melihat potensi besar pada dirinya. Sayangnya, Baydura tidak terpilih untuk mewakili kota Medan kala itu.

Kedua hijabers ini akan melenggang ke Jakarta untuk mengikuti karantina bersama delapan finalis lainnya. Para finalis akan mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan baru selama masa karantina, seperti modeling hingga personal branding. Acara grand final akan dihelat pada 25 Mei 2019.


Sumber:

https://www.modelbajumuslimbatik.com/