Perspektif Pesta Demokrasi pemilu indonesia

Perspektif Pesta Demokrasi pemilu indonesia

Perspektif Pesta Demokrasi pemilu indonesia

Perspektif Pesta Demokrasi pemilu indonesia

Demokrasi adalah kebebasan. Demikian halnya ada yang mengartikan demokrasi adalah perbedaan pendapat. Dmokrai adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Salah satu wujud demokrai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah penyaluran hak suara dalam suatu pemilihan. Pesta demokrasi 2014 khususnya pemilu yang akan di laksanakan pada bulan juli. Tak ayal lagi disebut sebagai tahun politik bagi bangsa indonesia. Pesta demokrasi 2014 bukanlah hal yang sepeleh, jika salah mencoblos akan berakibat tidak baik kedepannya. Memilih presiden dan wakil presiden sebagai suatu kewajiban sebagai negara yang mengklaim demokrasi.

Dari semua persoalan bangsa yang menandai kemajuan dan atau kemunduran adalah Kehidupan berdemokrasi Politik. Pada dekade ini bangsa Indonesia secara perlahan-lahan mengalami kemunduran yang salah satu penyebabnya adalah Pendidikan Politik yang tidak mencerminkan sebuah Demokrasi yang mandiri, adil dan sejahtera. Hal ini jelas terlihat dan dapat dirasakan melalui pesta Demokrasi untuk menentukan para pemimpin bangsa melalui hak politik masyarakat. Sejak tahun 2004, Indonesia menganut sistem Demokrasi Politik yang LUBER (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia) serta JURDIL (Jujur dan Adil). Tetapi pada kenyataannya sistem ini merupakan slogan yang belum seutuhnya diterapkan. Toh masih juga terdapat ketidakadilan, penipuan dan kekejaman. Lagi-lagi masyarakat yang menjadi korban. Benarlah apa yang dikatakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia bahwa keadilan itu hanyalah milik para kapitalis, penguasa, bukan milik rakyat kecil.

Baca Juga :