Pelaku Perjokian di Ujian Masuk Kedokteran UMY Ini Dibekuk Karena Karena Ini

Pelaku Perjokian di Ujian Masuk Kedokteran UMY Ini Dibekuk Karena Karena Ini

Pelaku Perjokian di Ujian Masuk Kedokteran UMY Ini Dibekuk Karena Karena Ini

Ibarat pepatah sepandai-pandai tupai sekali gawal juga, begitu pula dengan

kasus perjokian yang terjadi dalam seleksi masuk Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Gara-gara wajah di KTP dan wajah aslinya berbeda, pelaku akhirnya ditangkap dan langsung diserahkan pihak berwajib Jumat (3/8/2018).

Kepala Biro Admisi UMY, Siti Dyah Handayani, mengatakan, tertangkapnya pelaku joki atas nama BNP (19) warga Muntilan, Magelang, ini bermula ketika dirinya tengah melakukan pengawasan ujian masuk gelombang IV Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UMY, pada Jumat (3/8/2018).

“Saat itu tes gelombang IV tahap kedua, kami cek semua kelengkapan peserta

, termasuk mencocokan identitas. Ketika dia (pelaku) dicek, di data kami ada KTP dengan nama yang sama, nomor KTP sama tetapi wajah (KTP) berbeda,” ujar Dyah, saat ditemui usai melaporkan kasus perjokian ke Polsek Kasihan, Jumat (3/8/2018) sore.
Baca Juga : Sambut HUT ke-74, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Adakan Berbagai Lomba

Dari data tersebut, Dyah mengaku sudah mulai curiga. Namun ia memutuskan untuk memberi waktu kepada pelaku untuk mengerjakan soal ujian masuk terlebih dahulu. Mata pelajaran yang sedang diujikan, kala itu, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Selesai mengerjakan ujian, Dyah bersama tim ujian masuk UMY kemudian

meminta keterangan dari BNP.
Baca Juga : Meriah, Peringatan HUT ke-74 RI di TK/SD Kristen Widya Wacana Warungmiri

“Setelah selesai ujian. Kami mintai keterangan, dia (BNP) mengaku bahwa dia mengerjakan ujian untuk orang lain (joki),” terangnya.

Adapun soal ujian masuk yang sedang dikerjakan oleh BNP merupakan soal yang sebenarnya dikerjakan atas nama ALW, warga Jambi.

Menurut Dyah, UMY sendiri sebenarnya sudah memakai sistem yang relatif ketat dalam menyelenggarakan seleksi ujian masuk. Namun, tetap saja masih ada yang memakai joki.

 

Sumber :

https://knowledgestudio.biz/kisah-nabi-muhammad-saw/