OPEC Organisasi yang Menstabilkan Harga Minyak Dunia 

OPEC Organisasi yang Menstabilkan Harga Minyak Dunia 

Kebijakan Pemerintah

Organisasi OPEC

Organisasi OPEC mempunyai fungsi untuk menstabilkan harga minyak dunia. Pada awalnya, Didirikannya OPEC pada 14 September 1960 pada Konferensi Baghdad, awalnya terdiri dari lima negara. Anggota OPEC sesungguhnya adalah kartel yang tujuannya untuk menyepakati jumlah dan harga minyak yang diekspor negara produsen. OPEC berusaha membuat regulasi produksi minyak yang berdampak pada harga minyak, terutama dengan meregulasi kuota bagi para anggotanya. Negara anggota OPEC memiliki sekitar 2/3 cadangan minyak dunia. OPEC benar-benar telah memiliki daya tawar yang tinggi, semenjak minyak menjadi jantung industri negara-negara maju.

Departemen Informasi Energi Federal Amerika Serikat

Pada tahun 2004, berdasarkan hitungan Departemen Informasi Energi Federal Amerika Serikat, negara anggota OPEC menerima $338 milyar dari ekspor minyaknya, meningkat 42% dari tahun sebelumnya. Bandingkan dengan penerimaan negara pengekspor minyak tersebut pada tahun 1972 yang hanya $23 milyar atau pada tahun 1977 pasca krisis energi 1973, mereka hanya meraih $140. Sangat disadari bahwa kebijakan OPEC berpengaruh besar pada harga minyak internasional. Sebagai contoh, dalam krisis energi 1973, OPEC menolak untuk memberikan minyaknya pada negara Barat yang mendukung Israel. Penolakan ini mengakibatkan harga minyak naik empat kali lipat selama lima bulan. Negara anggota OPEC kemudian sepakat pada awal 1975 untuk menaikkan harga minyak mentah 10%. Pada saat itu, negara anggota OPEC, termasuk negara-negara yang baru menasionalisasikan industri minyaknya, bergabung dengan seruan untuk tata ekonomi internasional baru.

Dimana OPEC menjanjikan pada KTT

Dimana OPEC menjanjikan pada KTT pertamanya di Aljazair akan menstabilkan harga minyaknya, dan harga komoditas lainnya secara adil, yang berkompensasi pada program pangan dan agrikultur, transfer teknologi Utara ke Selatan, dan demokratisasi sistem ekonomi. Dengan janji itu maka OPEC akan berusaha untuk menstabilkan harga minyak dunia dengan meregulasi kuota produksi bagi para anggota-anggotanya lalu Semenjak perdagangan minyak dunia di dominasi dollar Amerika, perubahan harga dollar terhadap mata uang dunia, berakibat pada keputusan OPEC pada berapa banyak minyak yang akan diproduksi.
Sebagai contoh, ketika dollar jatuh secara relatif pada mata uang lain, negara anggota OPEC menerima pendapatan yang lebih kecil dalam mata uang lain untuk minyak mereka. Hal ini menyebabkan amputasi atas daya beli mereka, sebab mereka terus menjual minyak dalam dollar Amerika. Setelah pengenalan Euro, Irak secara unilateral memutuskan untuk menerima pembayaran minyaknya dengan Euro ketimbang dollar Amerika. Beberapa ahli beranggapan, keputusan ini dapat merusak perekonomian Amerika, semenjak hal itu diikuti oleh negara OPEC lainnya. Maka dari dengan hal itu dalam regulasinya OPEC mempergunakan mata uang dollar dalam penjualan minyaknya.
Artikel terkait :