Lestarikan Wayang Sejak Dini

Lestarikan Wayang Sejak Dini

Lestarikan Wayang Sejak Dini

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Pentas Dalang Cilik,

yang merupakan rangkaian dari kegiatan Pekan Budaya Indonesia 2016 di Malang, Jawa Timur.  Melalui kegiatan ini, Kemendikbud mengajak anak muda khususnya, mencintai dan melestarikan wayang sejak dini.
Kasih Haryono, seorang dalang cilik asal Klaten, Jawa Tengah, meramaikan Pentas Dalang Cilik di Taman Krida Budaya, Malang, Minggu,(4/9/2016). Kasih membawakan cerita Senggono Krida. Tokoh Senggono merupakan nama lain dari Anoman, sedangkan krida berarti berkarya atau berjuang. Pertunjukkan wayang “Senggono Krida” menceritakan kisah Anoman yang menjadi duta atau utusan untuk bertemu dengan Shinta (istri Rama).

Diiringi gendang dan gender yang dimainkan oleh Sartono (ayahnya) dan Luri Agrahini (ibunya)

, Kasih tampak begitu semangat memainkan wayangnya. Pengunjung memadati lokasi, mulai dari pelajar hingga orang dewasa menikmati pertunjukkan wayang tersebut.

 

Luri mengatakan, anaknya itu memang gemar bermain wayang sejak kecil.

“Bakatnya sudah turun temurun dari kakek dan neneknya, wong bapak dan ibunya juga dalang,” tuturnya. Luri berharap pada Pekan Budaya Indonesia selanjutnya, iringan musik untuk dalang bisa lebih lengkap.
“Iringan musik ada balungannya seperti gong supaya musik lebih enak untuk dinikmati dan lebih terasa di hati,” ujarnya.