44 Ribu Pendaftaran PPDB, yang Diterima 14 Ribu Siswa

44 Ribu Pendaftaran PPDB, yang Diterima 14 Ribu Siswa

44 Ribu Pendaftaran PPDB, yang Diterima 14 Ribu Siswa

Verifikasi data terkait penerimaan siswa baru sudah berlangsung selama tiga hari

dan hari ini merupakan waktu terakhir orang tua siswa melakukan verifikasi data. Bagi siswa yang pindah rayon ataupun siswa berprestasi yang melakukan pendaftaran di sekolah negeri diwajibkan verifikasi.

MENURUT Sekertaris Dinas Pendidikan Inayatulah, pelaksanaan verifikasi PPDB 2018-2019 yang di laksanakan selama tiga hari ini, yaitu 25, 26, dan 28 Juni 2018 berjalan dengan lancar di lihat dari antusiasme masyarakat.

Ia berharap dengan kedatangan PJ Walikota Bekasi pada Selasa lalu, tidak ada lagi kendala proses administrasi terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau data lain yang dibutuhkan.

“Alhamdulillah, selama tiga hari ini verifikasi data PPDB Online berjalan lancar

, antusiasme masyarakat juga luar biasa saat melakukan verifikasi data anaknya untuk masuk sekolah lanjutan negeri,” ujar Inayatulah di Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Kamis (28/6/2018).

“Selasa lalu kan kita kedatangan PJ Walikota Bekasi, saya berharap tidak ada lagi kendala proses administrasi data apapun yang berkaitan dengan verifikasi PPDB,” terang dia.

Ia menambahkan, tiga cara pendaftaran yang dilakukan calon siswa baik dari jalur prestasi, jalur zona lingkungan maupun jalur warga tidak mampu tetap melakukan verifikasi. Tujuan verifikasi untuk memastikan siswa warga Bekasi terdaftar dengan benar, dan warga yang bukan dari Kota Bekasi melakukan pendafataran pindah rayon dengan benar sesuai dengan jalurnya masing-masing.

Ia menyatakan, total pendaftaran siswa masuk sekolah negeri mencapai 44 ribu

sedangkan penerimaan hanya 14 ribu siswa. Sekitar 30 persen siswa yang diterima sekolah negeri Kota Bekasi.

“Pendaftaran PPDB mencapai 44 ribu calon siswa, penerimaan sekolah negeri hanya 14 ribu saja. Artinya, sekitar 30 persen saja penerimaan siswa di sekolah negeri Kota Bekasi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, bagi siswa yang tidak terpilih masuk sekolah negeri masih dapat melanjutkan di sekolah swasta.

Ia memastikan tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dengan sekolah swasta karena nantinya sekolah swasta akan tetap mendapatkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018.

“Mau sekolah swasta atau negeri pun sama. dinas pendidikan berjanji nantinya sekolah swasta akan tetap mendaparkan dana APBD 2018,” katanya

 

Baca Juga :