30 Tahun Ledakan Chernobyl,Paparan Radiasi masih Mengancam

30 Tahun Ledakan Chernobyl,Paparan Radiasi masih Mengancam

30 Tahun Ledakan Chernobyl,Paparan Radiasi masih Mengancam

SUDAH 30 tahun berlalu sejak terjadinya kecelakaan nuklir terburuk di Chernobyl pada 26 April 1986.

Ledakan reaktor nomor 4 pembangkit listrik tenaga nuklir di Ukraina ter sebut menyisakan kenangan pahit yang merugikan banyak orang. Ledakan tersebut memuntahkan awan radiasi beracun yang tersebar di beberapa kawasan Eropa, bahkan mencapai Swedia (bagian utara Eropa) dan Yunani yang berlokasi di selatan Eropa. Kecelakaan yang awalnya coba ditutupi oleh otoritas Uni Soviet itu telah merenggut nyawa lebih dari 30 pekerja Pembangkit Nuklir Chernobyl. Sekitar 30 relawan penyelamat pemberani tanpa pelindung tewas dalam hitungan minggu dalam upaya memadamkan ledakan pada reaktor nomor 4. Ledakan yang mengakibatkan kontaminasi radioaktif itu diklaim oleh PBB telah memengaruhi kehidupan 4 ribu jiwa. Pascaledakan, sebanyak 116 ribu warga yang tinggal di area tersebut diungsikan ke tempat yang dikenal sebagai zona eksklusi.

Hingga kini, banyak warga yang mulai jenuh untuk tinggal di zona ekslusi

dan ingin kembali ke tempat hunian mereka di area sekitar ledakan. Salah seorang penghuni, Markevich, 78, mengatakan Chernobyl dulu area yang subur dan kaya. Banyak warga yang bergantung pada kegiatan bercocok tanam sebagai mata pencaharian untuk hidup. Meskipun dulu dirinya merupakan seorang pengajar di sekolah menengah atas di kawasan tersebut, hasil bercocok tanam ia dan keluarganya dapat memberikan kontribusi tambahan bagi kehidupan mereka.

Ledakan reaktor Chernobyl tidak hanya merugikan kehidupan manusia

tetapi juga unsur kehidupan lainnya seperti flora dan fauna. Varietas tumbuhan yang ada di hutan sekitar Chernobyl (redxx) banyak yang layu dan mati, dan mengakibatkan fauna yang berhabitat di sekitarnya menghilang, ada yang mati bersama dengan habitatnya, ada pula yang bermigrasi mengikuti evakuasi warga. Mereka berhabitat di zona eksklusi dekat kediaman bekas warga hunian. Seiring waktu berjalan, varietas tumbuhan dalam hutan yang terkontaminasi diupayakan hidup kembali melalui reboisasi meskipun sebelumnya ditebang untuk menghilangkan sisa-sisa radiasi.
Diikuti pula dengan kemunculan fauna yang pernah berhabitat di sana seperti elk (spesies rusa bertanduk), serigala, beruang, lynx (spesies kucing liar hutan), elang ekor putih, dan banyak hewan lainnya. Seperti halnya flora dan fauna, warga bekas penghuni Chernobyl pun berupaya kembali ke bekas hunian mereka. Setelah selama beberapa dekade mereka hidup di zona eksklusi, beberapa ratus orang yang kini berusia renta berusaha untuk menyelinap kedalam area yang masih tersegel oleh pemerintah Ukraina itu.

 

sumber :

https://ppidkabbekasi.id/legions-apk/